You are here
Home > Wisata dan Liburan > Wisatawan ke Indonesia Bisa Capai 20 Juta, Kok Bisa?

Wisatawan ke Indonesia Bisa Capai 20 Juta, Kok Bisa?

Data menunjukkan kenaikan pertumbuhan industri sektor pariwisata di Indonesia lebih unggul dibanding negara-negara lain didunia, yaitu 7.2% vs 4.7%. Dengan pertumbuhan meyakinkan seperti ini, tidak heran kalau pemerintah optimis bahwa 5 tahun lagi, jumlah kunjungan wisatawan luar negeri ke Indonesia bisa mencapai 20 juta orang. Ini artinya, jumlah pemasukan devisa negara mencapai 260 triliun.

Sungguh angka yang fantastis meskipun sampai sekarang, Malaysia masih unggul dibanding Indonesia. Jumlah wisatawan yang datang ke Negeri Jiran tiap tahunnya sudah mencapai 24.7 juta wisatawan. Meskipun masih tertinggal agak jauh, ada yang faktor yang membuat angka 20 juta wisatawan 5 tahun lagi terasa realistis. Berikut ini faktor-faktornya.

  • Pembangunan Infrastruktur Gencar

Visit IndonesiaSektor pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai, khususnya bandara dan pariwisata itu sendiri. Kita bisa melihat bagaimana Kuta Bali yang menjadi gerbang utama wisatawan ini disebabkan oleh bandara. Jika masih banyak destinasi wisata di Indonesia yang perlu dieksplorasi seperti Raja Ampat, Danau Toba, Kelimutu, dan masih banyak yang lain, maka akses diperlukan.

Untungnya, pemerintah sangat concern dengan pembangunan infrastruktur dan dana baru mengalir ke kantong pemerintah. Artinya, realistis jika 20 juta wisatawan bisa terealisasi di tahun 2021.

  • Brand Management

Sebenarnya, industri sektor pariwisata di Indonesia sudah sempat booming ketika menggunakan brand Visit Indonesia. Tapi, entah kenapa, pamor tersebut perlahan-lahan terkikis. Apapun alasannya, bisa dikatakan bahwa brand management ini penting kaitannya dengan sektor pariwisata.

Dan hal ini disadari oleh Menteri Pariwisata, Arif Yahya, yang kemudian mengangkat brand “Wonderful Indonesia” sebagai tajuk utama pariwisata Indonesia. Menurut Arif, branding ini posisinya sudah lebih tinggi dan lebih baik ketimbang Thailand dan Malaysia. Kita lihat bagaimana brand ini mampu mendongkrak sektor pariwisata negeri ini.

  • Eksploitasi Pariwisata Geoculture

Banyak negara besar yang maju sektor pariwisatanya ternyata banyak mengeksplorasi potensi geoculture di negeri mereka. Dan ini kemudian dijadikan penekanan oleh pemerintah. Arah pengembangan pariwisata akan dikerahkan ke geoculture mengingat fakta bahwa wisatawan lebih suka wisata geoculture ini.

Perlu sebuah eksplorasi, kuantifikasi dan kapitalisasi sehingga pada akhirnya, sektor pariwisata bisa mendatangkan keuntungan bagi Indonesia. Salah satu negara yang sukses adalah Korea Selatan, yang berhasil menjadikan negerinya sebagai culture industry atau industri budaya.

Tiga faktor di atas dirasa bisa menjadi pendongkrak pertumbuhan industri sektor pariwisata di Indonesia jika diramu dan dibungkus dengan cara yang apik. Dengan dukungan pemerintah 100% dan swasta, 5 tahun lagi, 20 juta wisatawan bisa terealisasi.

Leave a Reply