You are here
Home > Gaya Hidup > Keluarga > 6 Persiapan Sebelum Melahirkan

6 Persiapan Sebelum Melahirkan

Selama masa kehamilan, beberapa kebutuhan bayi seperti pakaian, tempat tidur dan nutrisi yang harus diterima bayi yang ada di dalam kandungan sebaiknya dipenuhi. Sang ibu juga tak kalah penting untuk diperhatikan kebutuhannya secara fisik atau psikis untuk melakukan persalinan. Setelah kandungan berada dalam trimester ketiga ada baiknya sang ibu mempersiapkan beberapa hal di bawah ini sebelum proses melahirkan dilakukan. Terlebih lagi untuk ibu yang baru pertama kali mengandung.

6 Persiapan Sebelum Melahirkan

1. Menambah Wawasan tentang Melahirkan

Seorang wanita mungkin memiliki teman wanita lainnya yang pernah menjalani proses persalinan sebelumnya. Tidak ada salahnya untuk bertanya mengenai proses persalinan yang telah dilewati baik itu secara normal atau secara operasi caesar.

Menambah Wawasan tentang Melahirkan

Anda juga bisa bertanya persiapan apa saja yang harus dilakukan saat akan melahirkan. Selain itu, banyak-banyaklah bertanya kepada dokter yang menangani ibu selama masa kehamilan. Untuk mengisi waktu luang, internet juga dapat diakses untuk mencari info dari sumber terpercaya seputar kehamilan dan persalinan.

2. Persiapkan Kebutuhan Pokok Sang Bayi

Persiapkan Kebutuhan Pokok Sang Bayi

Menjelang proses melahirkan, pastikan kebutuhan pokok sang bayi telah dipersiapkan. Baju bayi adalah salah satu kebutuhan utama yang bahkan dapat lebih awal untuk dipersiapkan. Perlengkapan untuk menjamin kebersihan seperti handuk, tisu basah dan detergen khusus bayi juga jangan dilupakan. Bayi dapat tidur disisi orang tuanya saat lahir. Namun, tak ada salahnya untuk menyiapkan tempat tidur khusus untuk sang bayi.

3. Rencanakan Cara dan Tempat Melahirkan

Para Ibu mungkin sudah mengetahui beberapa metode kehamilan yang dapat dilakukan. Info lengkap dapat diketahui melalui internet. Ada beberapa metode yang tertera seperti melahirkan secara normal, operasi caesar, water birth atau hypnobirthing.

Rencanakan Cara dan Tempat Melahirkan

Penting untuk konsultasi pada dokter mengenai kondisi fisik dan mental ibu untuk menentukan metode apa yang paling cocok untuk melahirkan. Lebih lanjut, Ibu juga harus merencanakan dimana akan melahirkan. Bisa di rumah sendiri, di rumah sakit terdekat atau rumah sakit yang sering didatangi selama proses kehamilan.

4. Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Kalkulator kehamilan dapat digunakan untuk melihat usia kandungan dan menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL). Jika sang ibu dapat memperkirakan kapan kiranya bayi di dalam kandungannya akan lahir tentu akan membantu ibu dalam beberapa hal. Misalnya menjadwalkan waktu cuti untuk wanita yang perkerja kantoran dan mempersiapkan diri baik secara psikis atau fisik saat melahirkan.

Kalkulator Kehamilan

Adanya kalkulator kehamilan juga dapat membantu ibu untuk memprediksi kenaikan berat badan ibu dan berat badan bayi yang ada di dalam kandungan. Kalkulator kehamilan dapat ditemukan dalam bentuk aplikasi atau mengunjungi beberapa website yang tersedia seperti popmama.com.

5. Ikut Serta dalam Kelas Kehamilan

Ikut Kelas Kehamilan

Kelas kehamilan dapat membantu ibu untuk mempersiapkan diri secara fisik saat akan melakukan proses persalinan. Setelah memasuki trimester ketiga, di kelas kehamilan akan membantu untuk melatih pernapasan, relaksasi dan memandu bagaimana cara mengejan saat proses persalinan dilakukan. Info seputar kehamilan atau perubahan setelah melahirkan dapat diperoleh melalui pelatih dan sesama wanita yang sama-sama mengandung.

6. Pertahankan Daya Tahan Tubuh Tetap Sehat            

Proses melahirkan akan memerlukan tenaga yang besar baik itu untuk melahirkan pertama kalinya atau pun lebih. Sebaiknya ibu harus membuang jauh-jauh stress yang menghadang dan biarkan pikiran tetap rileks. Tidur yang cukup juga senantiasa harus dilaksanakan agar tubuh tetap bugar dan fit. Hal yang terpenting, nutrisi lengkap dan bergizi harus selalu terpenuhi baik di awal kehamilan sampai menjelang proses persalinan dilakukan.

Leave a Reply