You are here
Home > Bisnis > Investasi > Cara Kerja Dari Asuransi Syariah

Cara Kerja Dari Asuransi Syariah

Banyak yang belum mengerti tentang alur dari Allianz Klaim asuransi syariah dan pengelolaan dananya. Lantas, seseorang mengurungkan niatnya untuk masuk ke dunia tersebut. Padahal, asuransi ini dilandasi dengan pedoman-pedoman yang baik sehingga menguntungkan seluruh pengguna jasa.

asuransi syariahAsas tolong-menolong menjadi acuan. Kemudian, berbagi dan saling meringankan beban saudara yang tertimpa musibah menjadi prioritas utama. Yakni membantu dalam hal keuangan yang didonasikan setiap waktunya oleh orang-orang yang berpartisipasi di dalamnya.

Dana dikumpulkan oleh perusahaan, diatur menurut kaidah islami. Artinya, dana diminimalkan dari hal-hal yang berbau batil, haram dan lain sebagainya.

Pertanyaannya adalah seperti apa cara kerja dari asuransi Syariah tersebut? Mari simak jawaban selengkapnya di bawah ini!

Seluruh Peserta Mendonasikan Uang Sejumlah Nilai Produk

Asuransi jiwa dan investasi atau semacamnya merupakan jaminan perlindungan yang dananya dikumpulkan dari seluruh pesertanya. Orang yang berpartisipasi wajib membayar biaya di tiap bulannya.

Namun, kadang ada asuransi yang lebih longgar. Pembayaran polis ini bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali, 6 bulan sekali, sampai satu tahun sekali. Contohnya adalah mengikuti asuransi di Allysa Protection Plus.

Biayanya tergantung pada jenis produk yang diikutinya. Dan, beban biaya ini wajib disetorkan agar tidak mendapatkan denda.

Penyetoran dan pengumpulan dana inilah yang menjadi bagian pertama dalam sistem kerja asuransi. Dana ini nantinya akan dimanage oleh perusahaan asuransi.

Dana Yang Terkumpul Dikelola Perusahaan Asuransi

Setelah dana terkumpul, dana akan dikelola oleh perusahaan. Pengelolaan ini meliputi penggunaannya. Gunanya supaya dana bisa terjaga dan bisa digunakan oleh peserta yang membutuhkannya.

Sebagai pengelola, tentu saja pihak perusahaan tahu betul alurnya. Menariknya lagi, perputaran uang dilakukan dengan dasar-dasar islami. Artinya, tidak digunakan untuk hal yang bertentangan dengan agama.

Contoh hal yang berasaskan islami adalah dana tidak diputar untuk sesuatu yang dianggap batil seperti jual beli rokok, memberikan bunga dari uang dan lain sebagainya.

Ini jelas jika uang dikelola dengan bijak. Tak pelak jika dana benar-benar terjamin kehalalannya.

Dana dialokasikan Pada Orang-Orang Yang Tertimpa Musibah

Cara kerja selanjutnya adalah penyaluran uang asuransi. Uang yang terkumpul natinya bisa diberikan pada peserta yang mengajukan klaim. Dana yang disalurkan tergantung jumlah maksimal yang telah disepakati dari produk asuransinya

Orang yang bisa mengajukan klaim adalah peserta yang tertimpa musibah. Contohnya adalah ketika masuk ke rumah sakit.

Nah, klaim ini bisa dilakukan dengan melengkapi sejumlah dokumen. Anda bisa termudahkan dalam hal ini bila berhubungan dengan agen asuransi.

Di sini, agen akan membeberkan cara yang harus ditempuh. Tentunya dengan memberikan formulir klaim yang bisa dimanfaatkan oleh calon pengeklaim dana asuransi.

Intinya, cara kerja asuransi ini adalah mengumpulkan dana bersama-sama, dana dipegang oleh pihak asuransi, serta disalurkan pada yang membutuhkan. Jadi, sudah siap untuk mengikuti asuransi syariah?

Leave a Reply