You are here
Home > Berita > Jenis Sumber Mata Air Baku yang Layak Diminum

Jenis Sumber Mata Air Baku yang Layak Diminum

Sumber air merupakan komponen penting untuk penyediaan air bersih yang cukup. Karena tanpa sumber air maka sistem penyediaan air bersih mustahil tercipta dan kebutuhan masyarakat akan terdampak.

Jenis Sumber Mata Air Baku yang Layak Diminum
Gambar: Doc. Freepik/lunamarina

Selain itu air merupakan zat yang berguna bagi organ tubuh manusia. Berbagai bagian tubuh justru bergantung dengan air seperti otak, jantung, sistem pencernaan dan juga organ mata.

Keberadaan air di alam sangat tergantung kepada lingkungan sekitarnya dan daerah yang ditempati. Secara terus menerus sumber air akan mengalir dan membentuk sebuah siklus hidrologi yang bergerak dari laut ke daratan dan menguap yang ujungnya kembali ke lautan dan seterusnya [1].

Maka dari itu kebutuhan air akan terpaku kepada sumbernya. Ada pula sumber mata air yang baku atau layak untuk diminum. Kategori ini memang termasuk dalam jajaran sumber yang layak konsumsi, namun dengan berbagai pengecualian.

1. Air Permukaan

Sumber air minum pertama adalah air permukaan atau yang kerap dikenal dengan sungai, danau, waduk, dan lain sebagianya. Apakah kebutuhan air minum yang layak dapat diambil dari sumber-sumber tersebut?

Air permukaan
Gambar: Doc. Freepik/photoangel

Secara garis besar air minum seperti danau, sungai, atau waduk memiliki kualitas dan kandungan yang berbeda-beda. Namun ada beberapa lokasi yang memiliki kualitas sungai layak konsumsi.

Meski demikian, proses pemasakan air harus didahului guna membunuh berbagai bakteri, mikroorganisme dan zat-zat merugikan [1].

Sungai dan danau di Jakarta sendiri sudah tidak dikategorikan sebagai sumber yang baik untuk konsumsi. Padatnya penduduk serta industri yang mengalirkan limbah membuat kualitasnya terus menurun.

Tentu perlu selektif dalam memilih sungai, danau, atau waduk yang dikategorikan sebagai air minum yang layak. Perlu juga penelitian untuk sisi kandungannya, apakah baik bagi tubuh atau sebaliknya.

2. Air Tanah

Sumber air minum berikutnya adalah air tanah yang masih cukup banyak digunakan di berbagai rumah. Selain karena tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, air tanah juga memiliki kadar yang baik untuk dikonsumsi.

Air tanah
Gambar: Doc. Timlo.net

Namun kembali lagi ke daerah masing-masing karena ada beberapa tempat yang tidak disarankan untuk digunakan untuk tujuan konsumsi.

Air tanah atau sumur di perkotaan padat penduduk sendiri memiliki kandungan zat kimia yang sulit untuk dihilangkan. Zat kapur hingga logam terdapat di air tanah perkotaan yang juga dipenuhi oleh kawasan industri [2].

Buruknya pengelolaan dan pemeliharaan air tanah membuat kandungan industri atau limbah menjadi media pencemaran. Maka dari itu, perlu memahami kontur atau daerah sekitar sebelum dapat mengonsumsi air tanah.

Bila masyarakat yang tinggal di kaki pegunungan tentu saja memiliki kualitas air tanah yang lebih baik dibanding daerah perkotaan.

3. Air Hujan

Air hujan untuk dikonsumsi? Rupanya air satu ini bisa digunakan untuk tujuan konsumsi. Namun seperti sumber-sumber lainnya perlu kriteria atau syarat yang harus dipenuhi sebelum dapat dikonsumsi secara aman.

air hujan
Gambar: Doc. Freepik/chainfoto24

Pertama air hujan memiliki pH yang sangat basa sehingga perlu dimasak terlebih dahulu. Selain itu air hujan harus dikumpulkan dan dibiarkan beberapa saat karena menunggu kandungan zat kimia atau benda asing berada di bagian bawah [3].

Lalu air hujan juga harus disaring agar dapat dikonsumsi dengan aman. Tentu daerah yang bisa menerapkan metode ini harus jauh dari perkotaan karena limbah industri dan rumah tangga kerap menjadi media pencemaran.

4. Air Pegunungan

Salah satu sumber mata air paling ideal adalah air pegunungan. Mengapa demikian? Karena selain daerahnya yang jauh dari kontaminasi limbah, pegunungan juga memiliki berbagai macam zat atau bebatuan kaya akan mineral.

Air dari pegunungan
Gambar: Doc. Capradio.org

Proses penyaringan alami pun terdapat di pegunungan dan beberapa tempat memiliki kualitas air yang jernih sehingga dapat langsung dikonsumsi [3].

Berbagai kandungannya juga dapat menyehatkan badan dan menunjang aktivitas sehari-hari. AQUA menggunakan air pegunungan yang terlebih dahulu melalui proses seleksi oleh para ahli geologi dan geohidrologi [4].

Di setiap tetes airnya memiliki kandungan mineral yang baik seperti Kalsium, Magnesium, Zinc, Silica, Kalium, dan lain sebagianya.

AQUA juga menerapkan proses yang aman dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat bagi penduduk sekitar [4].

Sudah jelas manfaatnya, tentu AQUA bisa dipercaya!

Referensi:

1. http://research.eng.ui.ac.id/news/read/47/sumber-air-baku-untuk-air-minum

2. https://training.inviro.co.id/beberapa-macam-sumber-air-ditinjau-dari-asalnya/

3. https://nationalgeographic.grid.id/read/13997962/mengonsumsi-air-hujan-sebagai-air-minum-amankah-bagi-tubuh?page=all

4. https://www.sehataqua.co.id/inilah-keunggulan-air-minum-dari-sumber-air-pegunungan

Leave a Reply