You are here
Home > Teknologi > Menghitung Budget Pembuatan Website Profesional untuk UMKM

Menghitung Budget Pembuatan Website Profesional untuk UMKM

Sekarang ini, semakin banyak jasa pembuatan website. Hal ini disebabkan banyaknya demand atau permintaan. Saat ini, bukan hanya perusahaan besar saja yang membutuhkan website. UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, Menengah pun mulai mengerti pentingnya sebuah website.

Namun, masih banyak UMKM yang masih ragu. Tentu sangat bisa dipahami. Biaya untuk pembuatan website tidaklah murah. Sementara itu, mereka umumnya masih mencoba fokus mendapatkan profit yang terkadang tidak begitu banyak. Apalagi jika biaya produksi yang cukup banyak.

Menghitung Budget Pembuatan Website Profesional untuk UMKM

Mungkin Anda salah satu pemilik UMKM yang masih ragu apakah sebuah website itu perlu untuk usaha Anda. Anda juga mungkin bertanya apakah budget yang harus Anda keluarkan sesuai dengan hasil yang akan Anda dapatkan nanti.

Mengapa UMKM Membutuhkan Website?

Sebenarnya, ini adalah momen yang bagus untuk UMKM untuk go online. Mengapa? Banyak sekali retail yang mulai gulung tikar. Itu artinya kompetitor mereka mulai berkurang. Saatnya mereka mencuri pasar yang sudah terbentuk.

Maka dari itu, UMKM harus semakin masif menggaet pasar. Daripada membuat toko-toko yang ada di seluruh Indonesia, akan lebih baik jika fokus pada marketing online. Salah satunya dengan menggunakan situs ecommerce sendiri. Dengan cara ini, produk yang Anda bisa dikenal di seluruh Indonesia. Bahkan bisa juga produk Anda bisa dipasarkan ke luar negeri.

Mengapa UMKM Membutuhkan Website?

Ini sebenarnya alasan utama mengapa UMKM membutuhkan website. Di era digital seperti saat ini, bukan berarti perusahaan besar itu akan menjadi pemenang. Siapa saja punya peluang yang sama. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah Anda mau menggunakan peluang tersebut atau tidak.

Toh budget yang harus Anda keluarkan untuk jasa pembuatan websitejauh lebih murah dibandingkan Anda membuat cabang toko di berbagai kota. Dan pemasaran online dengan website jelas lebih efektif.  

Berapa Budget yang Harus Disiapkan?

Jika Anda bertanya mengenai berapa budget yang harus Anda siap untuk pembuatan website, sebenarnya ini ditentukan oleh berbagai faktor. Yang pasti, ada tiga faktor yang paling menentukan.

1. Domain

Domain ini bisa dikatakan alamat situs website Anda. Ini wajib dipersiapkan. Anda bisa menyewa domain tahunan. Biayanya di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 200.000.

Pilih Domain Murah

Anda hanya perlu menentukan nama domain yang ingin Anda pilih. Penyedia jasa pembuatan website akan mencarikan domain sesuai yang Anda inginkan.

2. Hosting

Web Hosting
Web Hosting sebagai server website Anda. (Gambar. Doc: Kompasiana)

Selain sewa domain, Anda juga harus menyewa hosting. Ini sistemnya bisa tahunan. Biayanya pun tidak terlalu mahal. Hampir sama dengan domain. Akan tetapi, terkadang ada biaya yang mahal untuk hosting jika Anda menginginkan kapasitas yang lebih besar.

3. Pembuatan dan Optimasi Website

Biaya pembuatan website ini yang cukup mahal. Namun, Anda hanya perlu membayar sekali saja. Lalu, Anda punya website yang sesuai dengan identitas usaha Anda.

Biaya Pembuatan dan Optimasi Website
Gambar: Doc. Technical Minds Web

Selanjutnya, biaya optimasi juga perlu disiapkan. Anda ingin website Anda dikunjungi banyak orang, bukan? Untuk itu, website harus dioptimasi.

Biaya pembuatan website dan optimasi ini beragam. Anda bisa hubungan jasa pembuatan websitesecara langsung untuk berkonsultasi. Karena ini tergantung pada fitur-fitur apa saja yang ingin Anda tampilkan di website Anda. Selain itu, biaya juga tergantung pada kata kunci apa saja yang ingin Anda targetkan.

Setidaknya itulah hal-hal yang bisa digunakan untuk mengestimasi berapa budget pembuatan website untuk UMKM. Yang pasti, biayanya bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.

Leave a Reply