You are here
Home > Properti > Perbandingan Semen Mortar dan Konvensional, Pilih Mana?

Perbandingan Semen Mortar dan Konvensional, Pilih Mana?

Semen menjadi material penting dalam pembangunan. Material ini pun mengalami perkembangan salah satu adalah semen mortar. Mortar adalah material semen yang dapat digunakan untuk merekatkan bata ringan, keramik hingga membuat plesteran dinding.

Perbandingan Semen Mortar dan Konvensional, Pilih Mana?
Gambar : Pexel

Mengingat banyak penggunaannya, beberapa orang menganggap bahwa mortar lebih unggul dibandingkan semen biasa. Apakah anggapan tersebut benar? Anda terlebih dahulu harus bisa membandingkannya berdasarkan beberapa aspek. Yuk langsung saja simak perbandingannya.

Table of Contents

Perbandingan Semen Mortar dan Semen Biasa

Sebelum membuat bangunan, penting untuk mengecek jenis material yang digunakan. Mengenali material memudahkan Anda untuk biaya agar sesuai dengan kantong. Oleh karena itulah Anda wajib tahu apa perbandingan semen biasa dengan mortar.

Berikut ini beberapa jenis perbandingannya dilihat dari beberapa faktor.

1. Perbandingan Biaya

Semakin murah harga semen tentu lebih menarik perhatian, tapi jangan lupa Anda juga wajib cek kualitasnya. Apabila dilihat dari segi harga semen mortar lebih mahal dari semen biasa. Meskipun keduanya dijual dalam bentuk kiloan atau satu sak semen.

Masalah biaya ini jangan hanya dilihat dari segi produk saja, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya sampai semen dapat digunakan. Jika dibandingkan, semen biasa akan lebih mahal karena Anda harus mencampurkannya bersama pasir dan air. Sedangkan mortar hanya membutuhkan air saja sebagai pelarutnya.

2. Perbandingan Kecepatan Penggunaan

Apapun merk dan jenis mortar kecepatan penggunaan dimulai dari proses pelarutannya. Mortar dapat larut hanya dengan air sehingga tidak memakan waktu dalam pencampurannya. Kemudian mortar juga lebih cepat kering setelah diaplikasikan pada bata ringan yang disusun.

Semen biasa membutuhkan waktu lebih lama dalam pencampuran mengingat material yang digunakan tidak hanya satu. Masih ada air, pasir atau kerikil yang akan membuat semen jadi bahan perekat dinding yang bagus. Sayangnya waktu pengeringan semen biasa pun jauh lebih lama meskipun sudah digunakan pada dinding.

3. Perbandingan Kekuatan

Pembuatan mortar memanfaatkan teknologi terkomputerisasi untuk menciptakan perbandingan campurannya. Hasilnya pun adalah bahan yang mudah untuk dilarutkan bersama air dan sudah pasti homogen karena sudah teruji sebelumnya.

Berbeda dengan semen biasa yang sejak awal mengandalkan tanah lempung dengan kandungan silika, oksida besi dan alumunium oksida. Semua bahan ini dipanaskan pada titik tertentu menjadi sebuah semen. Dilihat dari tingkat kekuatannya, maka akan sesuai dengan jenis tanah lempung yang digunakan dan proses pembuatannya.

semen mortar scg

4. Perbandingan Daya Rekat

Pernahkah Anda melihat dinding dari semen biasa yang mulai keropos? Inilah perbandingan yang cukup jadi perhatian. Adanya campuran pasir membuat semen biasa berkualitas rendah seperti mudah keropos. Dalam beberapa tahun jika dinding lembab maka semen mudah rontok.

Semen mortar memiliki daya rekat yang lebih tinggi sehingga membuatnya tidak mudah rontok apalagi mengakibatkan keropos. Supaya dinding jadi lebih kokoh tidak rontok, Anda bisa menambahkan mortar plester pada bagian permukaan dinding sebelum acian.

Meskipun saat ini mortar banyak tersedia, Anda tidak boleh salah pilih. Produk terbaik yang direkomendasikan saat ini adalah SCG Mortar Perekat Bata Ringan. Memiliki kelebihan dengan formulasi terbaik dan pastinya material berkualitas. Ketika digunakan jauh lebih mudah untuk diaduk dan diaplikasikan.

Daya rekatnya yang tinggi menciptakan hasil kuat serta kokoh. Selain semen mortar khusus perekat bata ringan, Anda juga bisa menggunakan SCG Mortar Pasangan Bata dan Plesteran. Produk ini wajib digunakan pada semua pekerjaan plester dinding dari bata ringan. Hasilnya minim dari retak rambut dan dinding lebih halus.

Jika Anda ingin menggunakan mortar, pastikan kedua produk ini digunakan demi menghasilkan dinding jauh lebih kuat, kokoh serta tahan lama. Temukan juga produk bahan konstruksi bangunan dari SCG selengkapnya melalui https://scgcbm.id/.

2 thoughts on “Perbandingan Semen Mortar dan Konvensional, Pilih Mana?

Leave a Reply to hallowulandari Cancel reply