You are here
Home > Berita > Sukanto Tanoto, Pengusaha Global yang Peduli Pendidikan Indonesia

Sukanto Tanoto, Pengusaha Global yang Peduli Pendidikan Indonesia

Sukanto Tanoto, Pengusaha Global yang Peduli Pendidikan Indonesia
Sumber : Pexel.com

Semakin besar sebuah perusahaan, semakin besar pula tanggung jawab sosial yang diemban. Sebagai pendiri salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia, yakni grup RGE (Royal Golden Eagle), Sukanto Tanoto sangat memahami hal tersebut. Kesuksesan yang telah dicapai tidak membuatnya lupa akan tanggung jawabnya sebagai seorang pengusaha. Memberdayakan masyarakat sekitar melalui pendidikan, inilah salah satu jalan yang beliau pilih.

Sukanto Tanoto Muda yang Kurang Beruntung dalam Mengenyam Pendidikan Formal

Di masa mudanya, Sukanto Tanoto tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi. Tidak ada kuliah. Keberuntungan untuk mengenyam pendidikan setingkat SMA juga tidak pernah dirasakannya. Pendidikan formal sang pendiri RGE hanya sampai pada tingkat SMP. Setelah itu, beliau pun memilih untuk fokus bekerja dan membantu keluarga.

Meski tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dorongan belajar yang dimiliki Sukanto Tanoto begitu tinggi. Beliau gemar belajar di mana saja dan kapan saja. Bukan hanya belajar untuk diri sendiri, beliau juga sangat peduli dengan pendidikan masyarakat sekitar.

Mendirikan TK dan SD di Besitang, Sumatera Utara

Tanoto Foundation Mendirikan TK dan SD di Besitang, Sumatera Utara
Sumber : Tanoto Fondation.org

Pentingnya pendidikan telah lama menjadi perhatian Sukanto Tanoto dan istri. Beliau meyakini bahwa kemiskinan menjadi salah satu kendala bagi sebagian kalangan dalam mengakses pendidikan yang bermutu. Di sisi lain, pendidikan juga memiliki andil dalam memengaruhi kehidupan ekonomi.

Tahun 1981 merupakan tahun penting bagi Sukanto Tanoto. Di tahun inilah, beliau dan istri mendirikan Tanoto Foundation dan memulai kegiatan filantropi dengan mendirikan TK dan SD di Besitang, Sumatera Utara.

Langkah kecil ini berkembang dengan pesat. Kegiatan yang awalnya dilaksanakan untuk pendidikan anak-anak, dengan cepat berkembang menjadi program pengembangan sosial terpadu yang tidak hanya berfokus pada anak-anak namun juga memberdayakan orang tua.

Kegiatan ini lebih fokus di kawasan pedesaan. Karena bagi Sukanto Tanoto, kawasan pedesaan jauh lebih membutuhkan bantuan pendidikan dibandingkan perkotaan.

Hingga tahun 2016, PAUD yang dibina oleh Tanoto Foundation telah berjumlah lebih dari 30 yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Riau, Jambi dan Jakarta. Beragam program penunjang juga diselenggarakan untuk mewujudkan misi besar Tanoto Foundation. Mulai dari kegiatan untuk meningkatkan minat baca anak-anak hingga program TELADAN, semua dilakukan demi membantu memeratakan kualitas pendidikan di Indonesia.

Program TELADAN Tanoto Foundation

Program TELADAN Tanoto Foundation
Sumber : Edukasi.Kompas.com

Organisasi filantropi Tanoto Foundation didirikan dengan keyakinan bahwa pendidikan yang berkualitas mampu meningkatkan kesetaraan peluang. PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan SD (Sekolah Dasar) pun menjadi fokus pendidikan organisasi. Meski demikian, pendidikan juga harus memberi dampak yang lebih besar. Melalui program TELADAN inilah, Tanoto Foundation ingin membentuk pemimpin masa depan.

TELADAN (Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan) merupakan sebuah program pengembangan kepemimpinan yang diinisiasi oleh Tanoto Foundation. Program ini dilaksanakan untuk membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang bertanggung jawab dan mampu memberi dampak positif pada komunitas.

Sasaran program TELADAN adalah mahasiswa semester pertama dari perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan Tanoto Foundation. Perguruan tinggi tersebut antara lain Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Universitas Riau, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Andalah dan Universitas Brawijaya. Para peserta program TELADAN akan mendapatkan berbagai pelatihan kepemimpinan dan beasiswa pendidikan. Selain itu, para peserta juga mendapat kesempatan untuk mendapatkan pengalaman global, termasuk belajar di luar negeri. Dengan cara inilah Sukanto Tanoto berkontribusi.

Leave a Reply